Home | Contact Us | FAQ
Background | Idea | Concept | Goals | Organisation |
Pre-Event | Day One - Friday, 18 Nov | Day Two - Saturday, 19 Nov | Day Three - Sunday, 20 Nov | Workshops
International Artists | National Artists
Latest News | Newsletter Sign-up | Media
Outlets | Merchandise| Site Plan
Sponsors & Partners | Media Partners | Radio Partners
How to get there | Hotel | Transportation | Map

Artists

Imam Pras Quartet featuring Imel Rosalin

Imam Pras piano
Rudi Aru acoustic bass
Ari Aru drums
Boyke sax
Imel Rosalin vocal, accordeon

Style: Straight Ahead
Country: Indonesia

Imam Pras Quartet

IMAM PRAS - piano
Pria kelahiran Madiun ini merupakan pianis jazz handal asal kota Bandung. Mulai bermain gitar saat berusia 5 tahun dan disusul piano klasik di usia 7 tahun. Ia mulai menaruh minat pada jazz saat berusia 10 tahun ketika mulai akrab dengan rekaman Antonio Carlos Jobim dan Herbie Mann. Saat 14 tahun, pengagum Chick Corea dan Herbie Hancock ini mulai menyukai piano jazz. Ia sempat berguru dengan Elfa Secioria, Bambang Nugroho dan Indra Lesmana. Imam Pras pernah tergabung dalam Combo ’83, Wachdah dan Patria selain sibuk sebagai wira usahawan dan bolak-balik Jakarta-Bandung untuk bermain musik.

RUDI ARU – acoustic bass
Rudi yang bernaa lengkap Rudi Zulkarnaen adalah pemain bass akustik yang paling diminati di kota Bandung. Bersama sang adik penabuh drum Ari, Rudi sering tampil bersama mengiringi musisi jazz Bandung dan Indonesia pada umumnya, disamping kehadirannya pada pertunjukan-pertunjukan musik di hotel, café atau pada pesta perjamuan. Bersama-sama Imam Pras, pertengahan tahun 2004 ia membuka waktu bermain jazz bersama yang sifatnya terbuka untuk semua musisi jazz yang ada di Bandung dan diselenggarakan di rumah kediamannya di Jl. Riau

ARI ARU - drums
Pria bernama asli ARIFANDI ini belajar musik secara otodidak, mulai bermain musik secara profesional pada umur 17 tahun bersama R42/RED, lalu secara berkala bermain sebagai additional musician bersama Project Pop, Rio Febrian, Glenn, Fariz RM pada acara konser Fariz RM medio 2003. Sebagai drummer studio, telah banyak mengisi rekaman album-album diantaranya Project Pop, Rossa, Bram, Glenn, Albert AFI, Imel & Friends, Rio Febrian. Selain itu juga dikenal sebagai aranjer dan produser untuk album Mocca, SHE, dll. Pengalaman bermain jazz diawali dengan bermain bersama Imel & Friends yang beberapa kali tampil di event-event jazz ternama seperti Jazz Goes To Campus dan Indonesia Open Jazz, selain itu juga sudah pernah bermain bersama para musisi jazz kawakan seperti Idang Rasjidi, Margie Segers, Joe Rosenberg, Mates, Bintang Indrianto, Bubi Chen, Oele Pattiselano, dll. Saat ini bergabung bersama Imam Pras Quartet dan ARAB yang rutin mengisi event-event jazz di kota Bandung dan Jakarta, selain juga bergabung dalam band eksperimental Pat Peniti yang bernuansa akustik.

BOYKE PRIYO UTOMO - saxophone
Mengenail musik jazz sejak usia 17 tahun. Fourplay, Eric Marienthal, Dave Koz dan Sanborn adalah jazz yang diakrabinya saat itu. Begitu besar pengaruh nama-nama tersebut, membawanya setahun kemudian mulai mencobanya. Lalu kemudian mendalami flute 2 tahun setelahnya. Sebelum ‘ngejazz’ ia banyak bermain dalam kelompok musik pop tanah air. Baru sejak tahun 2002 namanya mulai melekat dengan Imel & Friends saat tampil bersama di Jazz Goes to Campus ke-25. Mahasiswa Fakultas Hukum UNPAR yang tengah menyelesaikan studinya ini sejak tahun 2003 bersama Rudi Aru dkk tergabung dalam kelompok Whisper Not, yang kerap manggung di Atmosphere resortcafé di Bandung.

top

Site Map | Disclaimer| Privacy Policy | Contact Us | ©2005 Bali Jazz Festival - All rights reserved